Aliran filsafat modern
Aliran Filsafat Modern
Istilah "modern" berasal dari bahasa Latin dan berarti "baru". Sebelum era modern, masyarakat Eropa masih dipengaruhi oleh Platonisme dan tradisi Aristotelian. Tahun 1500 merupakan lahirnya abad modern di Eropa. Pada masa ini, segala bentuk kesadaran muncul dari segala aspek kehidupan dan banyak terjadi reformasi.
Aliran filsafat Rasionalisme dan Empirisme
Rasionalisme
Rasionalisme adalah paham filsafat yang menganggap akal sebagai hal terpenting dalam perolehan dan penyebaran ilmu pengetahuan. Rasionalisme percaya bahwa perolehan pengetahuan bergantung pada logika dan kecerdasan. Penalaran ini tidak didasarkan pada data pengalaman, tetapi juga diolah dari suatu kebenaran yang tidak memerlukan pengalaman yang mendalam. Pengalaman indrawi digunakan untuk merangsang dan mendorong pikiran, yang membuat pikiran bekerja. Namun untuk mencapai kebenaran, masyarakat perlu menggunakan kemauan.
Empirisme
Empirisme secara etimologis menurut Bagus (2002) berasal dari kata bahasa Inggris empiricism dan experience. Kata-kata ini berakar dari kata bahasa Yunani έμπειρία (empeiria) dan dari kata experietia yang berarti "berpengalaman dalam", "berkenalan dengan", “terampil untuk”. Sementara menurut Lacey (2000)berdasarkan akar katanya Empirisme adalah aliran dalam filsafat yang berpandangan bahwa pengetahuan secara keseluruhan atau parsial didasarkan kepada pengalaman yang menggunakan indera.Selanjutnya secara terminologis terdapat beberapa definisi mengenai empirisme, di antaranya: doktrin bahwa sumber seluruh pengetahuan harus dicaridalam pengalaman, pandangan bahwa semua ide merupakan abstraksi yang dibentuk dengan menggabungkan apa yang dialami, pengalaman inderawi adalah satu-satunya sumber pengetahuan, dan bukan akal.
Komentar
Posting Komentar